Om Te lo let om.. te lo let.. itulah sederet kata yang membuat masyarakat indonesia saat ini asyik mempergunjingkan di berbagai media. Youtube, FB, Twitter, Instagram dan media lainnya. Bahkan tak jarang semua media televisi nasional saat ini ikut membantu merayakan isu tersebut. Lalu apa sih sebenarnya fenomena om te lo let om ?? Om te lo let om adalah suara yang di tampilkan melalui bunyi klakson yang biasanya di pakai oleh bis atau kendaraan besar. Fenomena Om Te lo let om meledak ketika banyak tokoh-tokoh selebritis baik di luar maupun di dalam negeri menulis status di Intagram dan FB. Lalu isu om telolet tersebut dengan sekejab meledak di media masa. Apalagi ketika banyak Komentar-komentar masyarakat meniru kata-kata tersebut, bahkan tak jarang sebagian dari mereka mempertontonkan dirinya lewat youtube.
Fenomena om te lo let om ini menurut kaca mata penulis bukanlah hal yang baru mengingat sebelum-sebelumnya isu-isu mengenai yang serupa pernah menjadi trending topik di Sosmed. Seperti “Fenomena Mukidi”. Fenomena mukidi sekitar 2-3 bulan yang lalu pernah menjadi bahan leluconan di media. Hampir pengguna Sosmed mengutip nama Mukidi agar tidak terlihat “ketinggalan gaya” di media sosial. Namun seiring berjalannya waktu “fenomena mukidi” redup seperti ditelan monster yang lenyap begitu saja. Dan sekarang fenomena yang baru pun muncul yakni “Om Te Lo let Om”. Fenomena te lo let akhir-akhir ini menjadi hiburan tersendiri bagi kalangan masyrakat. Bukan saja kalangan masyarakat atas, bahkan masyarakat bawahpun ikut-ikutan merayakannya. Dengan bermodalkan nekad berteriak “om te lo let” di pinggir jalan raya sembari menunggu kedatangan bis lewat. Mereka yang mendapatkan respon dari sopir akan di berikan hadiah berupa suara klakson “te lo let te lo let”.
Namun masyarakat tidak banyak yang menyadari bahwa fenomena “om te lo let om” adalah bagian kecerdikan media untuk menarik masyarakat untuk bermain dalam kekuasaannya. Bagaimana tidak ?? fenomena Om Te lo let om sebenarnya adalah hal yang sederhana tapi di besar-besarkan oleh media masa. Dengan pengkajian sejarah, nama, yang busyit tidak masuk akal. Di tambah lagi fenomena om te lo let om meledak di tengah-tengah guncangan problematika bangsa. Seperti kasus Gempa di aceh, Masalah Ahok, Imigrasi Asing dan lain sebagainya.
Semua deretan permasalahan bangsa secara pelan-pelan teranak tirikan begitu saja. Atau kalau secara bahasa sederhananya “terkalahkan oleh fenomena “om te lo let om”. Sebagai bagian dari masyarakat yang terdidik menurut sudut pandang saya. Masyarakat seharusnya sadar bahwa apa yang dilakukan oleh media-media. Adalah konspirasi besar untuk mengalihkan perhatian masyarakat di tengah situasi bangsa saat ini. Mari kita melek, melek fikiran, hati dan tindakan dan sadar 100 persen , jangan mudah tertipu oleh rayuan media yang merugikan diri kita, bangsa dan negara. Sekian.
No comments:
Post a Comment