Kesenjangan antara masyarakat miskin yang berada di pinggiran desa ataupun kota dengan masyarakat kota dari waktu ke waktu di negeri ini masih dinilai sangat rendah tingkat pemerataannya. Bayangkan saja di di jaman globalisasi ini, Terutama yang telah kita hadapi Era MEA (masyarakat ekonomi asean) sekarang. Masyarakat di pesisir pantai, di pinggir gunung belum mampu merasakan kesejahteraan pemerintah yang digembor-gemborkan.
Meskipun Setiap hari penderitaan mereka di tanyangkan di televisi, di siarkan melalu radio dan banyak lagi media-media yang lainnya. Belum mampu memberikan efek yang nyata. Malah hanya seperti perploncoan saja, menayangkan penderitaan manusia yang terhimpit di negeri ini secara sekilas. Dengan diselingi iklan-iklan kapitalis. Apa itu bukan perploncoan namanya. Penderitaan yang mereka hadapi tidak bisa disimpulkan seperti tayangan di Media.
No comments:
Post a Comment